Sederhanakan Ucapan, Perbanyak Amal

Everywhere...Around The World!

Adab Membaca Al Quran

quran

Al Qur’anul Karim adalah firman Allah yang tidak mengandung kebatilan sedikitpun. Al Qur’an memberi petunjuk jalan yang lurus dan memberi bimbingan kepada umat manusia di dalam menempuh perjalanan hidupnya, agar selamat di dunia dan di akhirat, dan dimasukkan dalam golongan orang-orang yang mendapatkan rahmat dari Allah Ta’ala. Untuk itulah tiada ilmu yang lebih utama dipelajari oleh seorang muslim melebihi keutamaan mempelajari Al-Qur’an. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Al Bukhari).

Ketika membaca Al-Qur’an, maka seorang muslim perlu memperhatikan adab-adab berikut ini untuk mendapatkan kesempurnaan pahala dalam membaca Al-Qur’an:
Keep On Reading…




Ajak Keluarga Menomorsatukan Allah

Allah
Allah Maha Kuasa. Semua makhluk di alam semesta ini lemah dan tak berdaya di hadapan-Nya. Jika Allah Subhanahu wa Ta’ala menghendaki, segala nikmat bisa putus dalam sekejap.

Dengan kondisi ini, logikanya, kita akan senantiasa menempatkan Allah pada urutan pertama dalam segala hal. Ketika berbenturan dengan kepentingan Allah, maka yang lain menjadi kalah penting. Harta kekayaan yang kita usahakan, harta perniagaan yang kita khawatiri kerugiannya, rumah-rumah yang kita senangi, anak-anak yang kita kasihi, isteri yang kita sayangi, semuanya tunduk pada kepentingan Allah.

Namun kebanyakan kita, disadari atau tidak, telah menempatkan Allah tak lagi pada urutan pertama. Saat adzan Subuh berkumandang, kita enggan untuk segera bangun dan mengambil wudhu. Kita lebih suka mengulur-ulur waktu dengan tenggelam di dalam hangatnya selimut.
Keep On Reading…




Tips Menghafal Al Quran

quran
dari milis assunnah :

Memperbaiki tujuan dan bersungguh-sungguh menghafal Al-Quran hanya karena Allah
Subhanahu wa Ta`ala serta untuk mendapatkan syurga dan keridhaan-Nya. Tidak ada pahala bagi siapa saja yang membaca Al-Quran dan menghafalnya karena tujuan keduniaan, karena riya atau sumah (ingin didengar orang), dan perbuatan seperti ini jelas menjerumuskan pelakunya kepada dosa.

1. Dorongan dari diri sendiri, bukan karena terpaksa.
Ini adalah asas bagi setiap orang yang berusaha untuk menghafal Al-Quran. Sesungguhnya siapa yang mencari kelezatan dan kebahagiaan ketika membaca Al-Quran maka dia akan mendapatkannya.
Keep On Reading…




“Sesungguhnya seluruh orang yang sombong akan dikumpulkan pada hari Kiamat bagaikan semut yang diinjak-injak manusia.” Ada seseorang yang bertanya: “Wahai Rasulullah, bukankah seseorang itu ingin agar baju yang dikenakannya bagus, sandal yang dipakainya juga bagus?” Rasulullah menjawab: “Sesungguhnya Allah itu Maha Indah, dan menyukai keindahan, hakikat sombong itu ialah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.”

(HR. Muslim dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, awal hadits berbunyi: “Tidak akan masuk Surga orang yang terdapat sebesar biji zarrah kesombongan dalam hatinya).




Perbaiki Niat…

Dalam riwayat Muslim, dari Abu Hurairah r.a.:

“Aku mendengar Rasulullah bersabda, yang artinya; ‘Sesungguhnya orang yang pertama kali disidang pada hari Kiamat adalah orang-orang yang mati syahid. Dia akan dihadapkan pada nikmat-nikmatnya dan dia mengenalnya. (Allah) berkata, ‘Apa yang engkau lakukan dengan itu semua?’ ‘Aku telah berperang demi Engkau, hingga aku mati syahid. (Allah) berkata, ‘Engkau bohong! Engkau berperang agar disebut sebagai seorang pemberani.’ Kemudian orang itu diseret ke dalam api neraka. Kemudian orang yang belajar ilmu, mengajarkannya dan membaca Al Quran. Dia dihadapkan kepada nikmat-nikmatnya dan dia mengenalnya. (Allah) berkata, ‘Apa yang engkau lakukan dengan semua ini?’ ‘Aku telah belajar ilmu, mengajarkannya dan membaca Al Quran demi Engkau’ jawabnya. (Allah) berkata, ‘Engkau bohong! Engkau belajar agar dikatakan sebagai seorang yang pintar dan engkau membaca Al Quran supaya dikatakan sebagai seorang qari’ (pembaca Al Quran). Kemudian orang itu diseret ke api neraka. Kemudian orang yang diluaskan rezekinya oleh Allah. Dia dihadapkan kepada nikmat-nikmatnya dan dia mengenalnya. (Allah) berkata, ‘Apa yang engkau lakukan dengan ini semua?’ ‘Aku selalu mendermakan demi Engkau di jalan yang Engkau suka’. (Allah) berkata, ‘Engkau bohong! Engkau berderma agar dikatakan sebagai seorang dermawan’. Kemudian orang itu diseret ke dalam api neraka.”




Mendeteksi Sehatnya Qalbu (Hati)

qalb
Qalbu yang sehat memiliki beberapa tanda, sebagaimana yang disebutkan oleh al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah di dalam kitab �Ighatsatul Lahfan min Mashayid asy-Syaithan.�� Dan di antara tanda-tanda tersebut adalah mampu memilih segala sesuatu yang bermanfaat dan memberikan kesembuhan. Dia tidak memilih hal-hal yang berbahaya serta menjadikan sakitnya qalbu. Sedangkan tanda qalbu yang sakit adalah sebaliknya. Santapan qalbu yang paling bermanfaat adalah keimanan dan obat yang paling manjur adalah al-Quran. Selain itu, qalbu yang sehat memiliki karakteristik sebagai berikut:
Keep On Reading…




Orang-orang Yang Dido’akan Oleh Para Malaikat

Insya Allah berikut inilah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka
malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga
malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam
keadaan suci”.
Keep On Reading…




Jagalah Sholat ^_^

masjid
Rasulullah SAW. bersabda,
“Barangsiapa menjaga shalat, niscaya di muliakan oleh Allah dengan lima kemuliaan” :

1. Allah menghilangkan kesempitan hidupnya
2. Allah hilangkan siksa kubur darinya
3. Allah akan memberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanannya
4. Dia akan melewati jembatan (Shirat) bagaikan kilat
5. Akan masuk syurga tanpa hisab
Keep On Reading…




Ikhlas

Beberapa Atsar Tentang Ikhlas ikhlas

1. Ya’qub berkata, “Orang yang ikhlas adalah orang yang menyembunyikan kebaikan-kebaikannya sebagaimana ia menyembunyikan keburukan-keburukannya.”
Keep On Reading…




Al Quran

muslim

Dari Ibnu Abbas r.a., beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah saw. “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Al-hal wal murtahal.” Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu yang membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR. Tirmidzi)




Sujudku…

Sembah sujud pada-Mu Illahi
Kami pasrahkan diri… sujud

“Sudahkah kita benar-benar bersujud kepada-Nya?”




Renungan

Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya istrinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?
QS. Az-Zumar: 6




Bagaimana ku tak cinta jika kau sangat mencintaiku…

Sebuah artikel yang dikirim seorang sahabat, sangat menyentuh qalbu… semoga bermanfaat…

AIRMATA RASULULLAH SAW…
Keep On Reading…




Hijrah Menuju Keluarga Cemerlang

Berikut ini adalah ringkasan dari kajian interaktif ahad pagi di masjid agung Surabaya (masjid Al Akbar), pemateri ust. Muhammad Sholeh Drehem, Lc.

Persiapan yang dibutuhkan untuk menjemput jodoh:
1. Akidah yang salim
2. Ibadah yang baik
3. Akhlak yang kokoh
Keep On Reading…




Melacak Karakter Istri Sholihah dalam al Quran (Kekasih, Ibu dan Sahabat)

Makalah singkat ini menyajikan beberapa karakter perempuan sholihah yang diungkapkan beberapa ayat al-Quran. Pengungkapan ayat-ayat ini dikaitkan dengan upaya pembangunan keluarga yang diliputi suasana tentram, cinta kasih dan sayang atau keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah (samara) sebagaimana diungkapkan pada ayat:
Keep On Reading…




Membangun Karakter Positif melalui Asmaul Husna (2)

6. Al-Mukmin (berusaha utk dapat dipercaya)
Seorang sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah mungkin seorang mukmin bersifat penakut?” Beliau menjawab, “Ya mungkin.” Ditanya lg, “Apakah mungkin ia bersifat kikir?” Nabi menjawab, “Ya mungkin.” Ditanya lagi, “Apakah mungkin seorang mukmin bersifat pembohong?” Nabi menjawab, “Tidak, tidak mungkin.” (HR. Ahmad)

Keep On Reading…




Membangun Karakter Positif melalui Asmaul Husna (1)

pic
1. Ar-Rahman (Setiap langkah dibarengi dengan cinta kasih)Seorang mukmin adalah orang beriman yang selalu berupaya mengadopsi sifat Rahman Allah. Allah adalah Dzat yang Maha Kasih Sayang. Kasih sayang Allah SWT tak terbatas pada makhluk-Nya. Ia memberikan kasih sayang tanpa pamrih. Alangkah indahnya apabila setiap orang mau mendengarkan bisikan hatinya untuk senantiasa bersikap mencinta terhadap sesamanya. Cinta adalah fitrah manusia, cinta bersifat universal. Cinta tidak mengenal sekat-sekat yang selama ini mengkotak-kotak manusia sehingga memicu perselisihan hingga mengobarkan peperangan.

Keep On Reading…




OraNg-orAnG yang diCintAI

makkah
Ibnu Qayyim memberikan definisi orang-orang yang cinta dan dicintai Allah ini sebagai:

1. Yang mencintai dan membaca Al Quran dengan merenungkan isinya serta memahami isinya.
2. Yang mencari kedekatan dengan Allah dengan mengerjakan ibadah-ibadah sunnah sesudah mengerjakan yang wajib, karena inilah yang kemudian membawa seseorang kepada tingkatan cinta tertinggi.

Keep On Reading…




4 GOLONGAN LELAKI AHLI NERAKA

hell
Di akhirat nanti, ada 4 golongan lelaki yang akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu adalah mereka yang tidak memberikan hak kepada wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah :
Keep On Reading…




cINtA

Wahai Tuhan aku tidak akan meninggalkan pinta-Mu
Dan tidak akan berusaha menggapai pintu lain selain pintu-Mu
Aku akan menenun baju keridhaan-Mu
Sungguh aku sangat tersanjung telah menjadi salah satu dari hamba-hamba-Mu
Aku berbisik lirih dalam keheningan shubuh
Saat dikatakan Siapakah Tuhanmu?
Tuhanku adalah Sang Pencipta Alam
Aku sungguh sangat terhormat telah menjadi salah satu dari hamba-hamba-Nya
Tuhanku adalah Yang menerbitkan fajar
Aku tidak berusaha menggapai pintu yang lain selain pintu-Mu

*senandung cinta Hasan bin Tsabit